RADAR GRESIK - Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) di Jawa Timur pada Juni 2024 lalu mengalami kenaikan dibandingkan Juni 2023. Kondisi ini ikut mengerek Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel di Jawa Timur.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, pada Juni 2024 TPK di Jawa Timur mencapai 55,02 persen atau naik sebesar 1,50 poin dibandingkan bulan sebelumnya.
Kenaikan TPK paling besar terjadi pada hotel bintang 5 yang mencapai 61,56 persen. Ini merupakan TPK tertinggi dibandingkan TPK hotel berbintang lainnya.
Sedangkan, TPK hotel klasifikasi non bintang di Jawa Timur bulan Juni 2024 mencapai 24,21 persen atau naik sebesar 1,02 poin dibandingkan bulan sebelumnya.
Sementara itu, Kabupaten Gresik memiliki nilai TPK hotal bintang dan non bintang bulan Juni 2024 tertinggi di Jawa Timur sebesar 63,32 poin.
Sedangkan Kabupaten Ngawi menjadi daerah yang memiliki nilai TPK hotel bintang dan non bintang bulan Juni 2024 terendah di Jawa Timur, sebesar 11,70 poin.
Berdasarkan catatan peristiwa BPS Jawa Timur, tingginya TPK di Gresik salah satunya disumbang dengan mulai beroperasinya Smelter Freeport.
Selain itu, naiknya jumlah TPK di Jawa Timur pada bulan Juni terjadi karena periode libur sekolah dan libur panjang Idul adha banyak dimanfaatkan oleh masyarakat untuk berwisata.
Kemudian, juga adanya event yang digelar di sejumlah Kabupaten di Jawa Timur dalam rangka menyambut liburan sekolah.
Berbagai acara seru ditawarkan mulai dari acara musik nasional, seni budaya, hingga fashion.
Selanjutnya, moment tahun ajaran baru dan kelulusan membuat angka TPK naik disejumlah Kabupaten yang memiliki banyak pondok pesantren.
Seperti Kabupaten Jombang, dikarenakan banyak wali santri mengantar putra-putri mereka ke pondok pesantren. (rof)
Editor : Fahtia Ainur Rofiq