RADAR GRESIK - PT Petrokimia Gresik meresmikan Agro Tech Center (ATC) dan Pabrik Phonska Cair, Jumat (19/7). Peresmian ini dilakukan oleh Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, dan Direktur Utama Petrokimia Gresik, Dwi Satriyo Annurogo.
Agro Tech Center yang diresmikan menempati area seluas 7.656 m2 dan akan menjadi kawasan pusat penelitian bagi Petrokimia Gresik dalam mengembangkan dan menciptakan inovasi di bidang pertanian.
“Agro Tech Center ini akan menerapkan inovasi teknologi yang dimiliki Petrokimia Gresik, dimana memiliki berbagai inovasi guna mengembangkan potensi pertanian di indonesia,” ujar Rahmad Pribadi selaku Direktur Utama Pupuk Indonesia.
Beberapa inovasi yang akan dikembangkan di Agro Tech Center antara lain pupuk drone untuk memupuk tanaman secara cepat dan efisien. Satu drone dapat membawa 40 kg pupuk dan menyelesaikan pemupukan satu hektar dalam waktu 30 menit.
Baca Juga: Komisi II DPR RI Apresiasi Capaian PTSL dan Implementasi Sertipikat Elektronik di Kota Denpasar
Ada juga mobil uji tanah next generation yang dilengkapi alat pengukur kadar hara, pH, dan keasaman tanah dengan lebih akurat dan cepat dibandingkan alat uji tanah tradisional. Mobil ini dapat digunakan untuk menguji tanah di berbagai lokasi dengan mudah dan cepat.
Selain itu juga pembibitan dan perkebunan, area pembibitan tanaman dan penelitian budidaya pertanian. Screen house atau Rumah kaca untuk penelitian budidaya tanaman dengan kondisi terkontrol, serta Indoor farming system yaitu sistem ini budidaya tanaman di dalam ruangan dengan teknologi hidroponik dan aeroponik.
Selain meresmikan Agro Tech Center, Pupuk Indonesia juga meresmikan Pabrik Phonska Cair dengan kapasitas 1 juta liter per tahun. Pabrik ini akan memproduksi pupuk cair yang mudah diaplikasikan oleh petani.
Rahmad Pribadi berharap dengan adanya Agro Tech Center dan Pabrik Phonska Cair, Petrokimia Gresik dapat terus meningkatkan kontribusinya untuk pertanian Indonesia.
“Petrokimia Gresik telah banyak menginspirasi grup Pupuk Indonesia. Kami berharap inovasi-inovasi yang dikembangkan di sini dapat diterapkan di seluruh anggota grup Pupuk Indonesia,” tuturnya.
Acara ditutup dengan panen raya di kebun percobaan milik Petrokimia Gresik. Di kebun ini, telah berhasil membudidayakan jagung unggulan, golden melon, dan berbagai sayuran. Panen ini menandakan terbukanya Petro Agrifood yang merupakan rangkaian ulang tahun Petrokimia yang ke-52. (rir)
Editor : Hany Akasah