RADAR GRESIK-Pemerintah Republik Indonesia (RI) memastikan akan mengoperasionalkan smlter Freeport di Gresik usai Lebaran atau Hari Raya Idul Fitri.
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan smelter PT Freeport Indonesia di Gresik akan beroperasi Mei 2024 atau setelah Lebaran.
Bahlil mengatakan nilai investasi di smelter pengolah tembaga itu mencapai US$3 miliar atau setara Rp47,7 triliun (asumsi kurs Rp15.901 per dolar AS). "Mei-Juni itu smelter di Gresik dengan investasi US$3 miliar sudah bisa berproduksi, sudah selesai," ucap Bahlil.
Targetnya pembangunan smelter selesai di bulan Mei. Kemudian memulai operasi pertama di bulan Juni 2024. "Progres smelter yang mencapai lebih dari 92 persen dengan harapan bisa selesai Mei dan segera beroperasi pada bulan Juni tahun ini," papar Tony Wenas. (han)
Editor : Hany Akasah