Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

Hitung Indeks Harga Konsumen, BPS Ukur Daya Beli Masyarakat Gresik

Muhammad Firmansyah • Jumat, 17 November 2023 | 21:10 WIB
INDIKATOR : Inflasi merupakan salah satu indikator yang penting dalam menggambarkan kondisi perekonomian di Indonesia setiap bulannya.
INDIKATOR : Inflasi merupakan salah satu indikator yang penting dalam menggambarkan kondisi perekonomian di Indonesia setiap bulannya.

RADAR GRESIK - Badan Pusat Statistik (BPS) Gresik dipercaya sebagai kabupaten penghitungan Indeks Harga Konsumen (IHK). Sebab, BPS Gresik merupakan salah lembaga yang paling up to date atau setiap bulan merilis data strategis secara berjenjang.

Kepala BPS Gresik Indriya Purwaningsih mengatakan, dalam menghitung IHK BPS didukung melalui aplikasi SIBAPO (Sistem Bahan Pokok) milik Pemkab Gresik. Nah, sesuai rencana BPS akan melakukan perhitungan terhadap 282 komoditas untuk menentukan angka inflasi maupun deflasi.

"Inflasi merupakan salah satu indikator yang penting dalam menggambarkan kondisi perekonomian di Indonesia setiap bulannya. Selain memberikan gambaran perkembangan harga barang dan jasa yang di konsumsi masyarakat," kata dia.

Dijelaskan, inflasi juga menjadi indikator pergerakan antara permintaan dan penawaran di pasar. Selain itu tingkat suku bunga, produktifitas ekonomi, nilai tukar rupiah dengan valuta asing, indeksasi anggaran dan parameter ekonomi makro lain.

"Dari inflasi ini menjadi informasi dasar untuk pengambilan banyak keputusan," tandasnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah yang hadir mengatakan mengatakan, tujuan sosialisasi penghitungan Indeks Harga Konsumen. merupakan indikator ekonomi untuk menentukan tingkat inflasi atau deflasi.

“Secara sederhana, inflasi diartikan sebagai kenaikan harga secara umum dan terus menerus dalam jangka waktu tertentu, “kata Bu Min.

Menurutnya, inflasi merupakan suatu ukuran yang menggambarkan dinamika perkembangan harga sekelompok barang dan jasa yang biasa di konsumsi masyarakat. Dimana hal ini berdampak langsung terhadap tingkat daya beli dan biaya hidup masyarakat.

“Jika melihat harga di sekitar kita, Inflasi di Kabupaten Gresik berdasarkan gabungan Surabaya Raya pada tahun 2021 sekitar 1,4 persen sedangkan tahun 2022 turun 1,2 persen, “terangnya.

Dijelaskan, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gresik pada tahun 2023 mencapai 76,3 persen. Artinya, ada pergerakan keuangan sangat luar biasa baik di pasar tradisional maupun di pasar modern.

“Selain itu, angka pengangguran terbuka pada tahun 2021 dan 2022 sekitar 7,84 persen. Sekarang tahun 2023 turun lagi menjadi 6,84 persen, “ungkapnya.

Tidak hanya itu, lanjut wabup, indeks ketahanan pangan di Kabupaten Gresik juga terbaik di Jawa Timur. Tentu capaian itu ada beberapa faktor pendukungnya yaitu salah satunya pembangunan infrastruktur sebagai salah satu penunjang perekonomian.

“Mudah mudahan dengan adanya sosialisasi penghitungan IHK kita punya angka yang bisa dijadikan acuan yang memudahkan dalam penentuan pengambilan kebijakan. Demi kemajuan Kabupaten Gresik kedepan, “tandasnya. (fir)

Editor : Hany Akasah
#gresik #Pasar #bps #ekonomi #Inflasi