Ekonomi & Bisnis Features Gaya Hidup Hukum dan Kriminal Jatim Kebo Giras Kesehatan Kota Gresik Moncer Seru Olahraga Pendidikan Peristiwa Person of The Year Pojok Perkoro

PDAM Giri Tirta Optimalkan Bussines Plan

Hany Akasah • Rabu, 14 Oktober 2020 | 14:49 WIB
Meski terdampak  Pandemi PDAM berkomitmen menyerap anggaran penyertaan modal secara maksimal. (Firman/Radar Gresik)
Meski terdampak Pandemi PDAM berkomitmen menyerap anggaran penyertaan modal secara maksimal. (Firman/Radar Gresik)
GRESIK – Pandemi covid-19, menggangu bussines plan untuk pemasangan pipa jaringan distribusi PADM Gresik. Padahal, anggaran dari penyertaan modal APBD Gresik tahun 2019 sudah disiapkan senilai Rp 25 miliar.

Direktur Utama (Dirut) PDAM Giri Tirta Siti Aminatus Zariyah, memaparkan pandemi covid-19, membuat penyerapan penyertaan modal tak bisa maksimal sesuai dengan bussines plan. Namun pihaknya tetap berkomitmen guna melakukan optimalisasi anggaran.

Dikatakan, setelah menerima penyertaan modal Rp 25 miliar di akhir tahun 2019, langsung tancap gas menyiapkan detail desain enginering (DED) untuk menyerap anggaran sesuai dengan bussines plan. “Januari 2020, kami sudah siap DED untuk pemasangan pipa Kecamatan Balongpanggang - Benjeng sesuai bussines plan,”imbuh dia. Juli sudah mengajukan lelang pembuatan DED untuk pemasangan pipa yang lain. Faktor pandemi covid-19, dan persiapan pembuatan DED dari konsultan yang merencanakannya yang tak mudah, sehingga butuh waktu.

PDAM Giri Tirta juga sudah melaporkan progress ke DPRD Gresik terkait penyerapan dana penyertaan modal yang baru direalisasikan sebesar Rp 3,6 miliar. Namun, sisa waktu yang ada, PDAM akan berupaya maksimal untuk merealisasikan bussines plan 2020.  “Di sisa tahun ini, akan ada tiga kali penyerapan anggaran,”tandas dia.

Dicontohkan, pemasangan pipa di Desa Kedanyang Kecamatan Kebomas. PDAM Giri Tirta telah menyiapkan DED untuk bisa dilaksanakan pada tahun 2020 ini. Apalagi, ada air dari Umbulan yang masuk.  “DED untuk pemasangan pipa di Desa Kedanyang, sudah kami siapkan,”papar dia.

Disisi lain, ada pengalihan di lapangan yang sebelum tak ada di bussines plan. Misalnya proyek pipanisasi di Desa Morowudi dimana harus ada pergantian karena sudah rusak. Kendati demikian, PDAM Giri Tirta tetap sesuai aturan dalam melakukan pengalihan.

Pihaknya melibatkan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk mendapatkan rekomendasi ketika melakukan pengalihan dan perubahan bussines plan PDAM Giri Tirta 2019-2024. “Pengalihan harus ada rekomendasi dari BPKP. Makanya, kita minta rekomendasi dari BPKP,”jelasnya. Selain perlu pengalihan pengadaan yang baru, ada beberapa hal yang tak perlu dilaksanakan. Salah satunya, pembelian genset yang tak mungkin dibeli oleh PDAM Giri Tirta.

Ditempat terpisah, Wakil Ketua Komisi II DPRD Gresik mendukung penuh langkah PDAM Giri Tirta untuk melakukan percepatan penyerapan dana penyertaan modal dari APBD Gresik tahun 2020 untuk dilaksanakan sesuai dengan bussines plan.

“Kami menyarakan agar PDAM Giri Tirta segera menyiapkan strategi percepatan serapan dana penyertaan modal dari APBD 2019 di 2 bulan terakhir ini,”kata Syahrul. (fir/han) Editor : Hany Akasah
#Kabupaten Gresik #Giri Tirta #PDAM #PDAM GRESIK #Optimalkan #gresik #Bussines Plan